Header Ads

ad

Bupati Dian Kristiandi Blusukan Tinjau Lokasi Longsor di Jepara

 

Bupati Dian Kristiandi meninjau langsung lokasi longsor di Desa Jugo.


 

JEPARA – Warga Desa Jugo, Kecamatan Donorojo dikagetkan dengan kedatangan Bupati Dian Kristiandi, Senin (15/2). Kedatangan orang nomor satu di Jepara itu untuk meninjau langsung kerja bakti warga membersihkan longsor yang menutup jalan aspal setempat.

Kerja bakti diikuti tidak hanya oleh bapak-bapak, namun ibu-ibu juga terpantau ikut membersihkan longsoran.

Petinggi Desa Jugo Sahri mengatakan, jalan tersebut merupakan jalan penghubung Dukuh Sambirejo ke Dukuh Eksodan, Desa Jugo. Juga sebagai jalan alternatif menuju Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo. Warga harus melakukan kerja bakti dengan menggunakan alat manual, karena alat berat tidak dapat menjangkau ke titik longsor.

 

“Longsor terjadi pada Minggu (14/2) malam. Sehingga, mulai pagi warga sudah bergotong royong membuka jalan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Dian Kristiandi juga menyerahkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak longsor di Desa Jugo. Selain itu, juga diserahkan bantuan terpal, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara.



“Saya memberikan apresiasi kepada warga masyarakat yang peduli, yang mau melakukan kerja bakti. Ini merupakan salah satu wujud gotong-royong masyarakat yang harus terus dipertahankan,” kata Andi, sapaan akrabnya.

Selain menyerahkan bantuan untuk korban longsor di Desa Jugo, bupati juga menyerahkan bantuan kepada warga Desa Blingoh dan Sumberejo.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan untuk para korban longsor, yang terjadi di Kabupaten Jepara. Mudah-mudahan bermanfaat,” terangnya.

Bupati berharap, masyarakat yang berada di wilayah rawan untuk terus waspada, karena hujan deras masih berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Camat Donorojo Moh Eko Udyyono menyampaikan, longsor terjadi Senin (15/2) pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu pondasi rumah Marwi (50), yang berada di atas ambrol dan menimpa tiga rumah di bawahnya.

”Kerusakan lainnya menimpa jembatan di Dukuh Guwo. Satu jembatan putus karena rusak total tertimpa material. Sedangkan lainnya rusak hampir 50 persen,” terangnya.

Kepala BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, hujan deras yang terjadi pada musim ini membuat beberapa titik di lereng Muria mengalami tanah longsor. Bahkan, dalam tiga hari, telah terjadi tiga kali musibah tanah longsor, yaitu Sabtu (13/2) di Desa Sumberrejo dan di Desa Jugo. Semua di wilayah Kecamatan Donorojo.

Tidak ada komentar